Future Is Today

Nyumput Buni Dinu Ca'ang, Nya'angan Dinu Poek..

02-12-2008

Antapani, @myRoom, 02-Desember-2008, 02:02am
{ Backsong: Cosmic – Sebuah Kisah.mp3 }

Dear Fantasy,
How’ru 2night? Still missin’ me like the day b4? …yeah, I do missin’ u2 dear. In this silence, I’s just tryin’ to spellin’ th words nside. Dan kuharap, kau tak jemu baca tulisanku. Karena ku yakin, esok ‘kan s’Lalu ada nyala lilin. Genggam jemari, langkahku yang dulu sempat terhenti. Indah senyuman yang s’Lalu kau tebarkan, damaikan s’mua jiwa tak sempurna. Meski kelam malam sempat tenggelamkan semua harapan. Namun saat bait-bait journal ini, kau resapi dalam lelap mimpi-mimpi. Aku tetap yakin mimpi kita kan tetap ada.

Ketika waktu melaju dalam harapku padamu. Aku sempat terpaku pada s’buah nuansa jiwa tak sempurna. Yang tak kukenal sebelumnya. Aneh, sungguh berbeda denganmu. Saat dulu kutemui diri ini. Yang kutemukan hanyalah kepingan kenangan, yang lalu hampakan ruang-ruang gelap tak bertuan. Desain lirikan sang Tuhan telah buatku termangu dalam rona merah memanja. Degupan demi degupan telah uraikan semua gubahan. Satukan pagutan, curahkan sejuta nuansa dari kuasa sang Pemilik Cinta.

Desiran namamu jalari jiwa ini. Dalam lembut bibirmu basahi dzikirku. Nuansa mesra tercipta dari hanya bayangmu yang tersedia. Dalam semua duga metafora sang jiwa. Dekapanmu sanggup hempaskan semua desakan nafsu, yang kucipta dalam ranah diriku yang fana. Mestikah aku temui kau disana? Dalam sesak sunyi pepohonan? Atau dalam lapangnya nyanyian keabadian?

Kerlinganmu jatuhkan pride and dignity-ku. Semua hasrat tertumpah, saat keanggunan Cinta memerah-merekah. Bulir-bulir rindu mengkristal lembut mengecup elok tubuhmu. Nafsu fanaku melesat, jalari semua synapsis-ku yang telah lama berkarat. Semua ide telah menjadi paradoks dalam tiap-tiap degupan jantung yang menggantung. Waktu termangu dalam embus nafas kita yang menyatu. Segaris air tercurah dari sudutmu. Bisikkan berjuta kata mesra di jiwa.

my_Blue flower,
Kekalkah aku disana? Meski dirimu tak lagi bersamaku. Namun setiap sakit adalah anugerah bagi kita. Tetaplah kau disana. Usah kau hentikan waktu, yang kan s’Lamanya goreskan kenangan tentang aku dan dirimu. Letakkan semua beban dan harapan. Aku s’Lalu denganmu.

Journal ini adalah tentangmu. Tentang pernikahanmu. Tentang kisahku denganmu.
Kuharap dalam lelap, dapat kutemui kau disana bahagia bersamanya. Ciptakan generasi terbaik kita. Yang kan titiskan semua Cinta dan kenangan. Yang kan s’Lalu buyarkan, semua lamunan tentang aku padamu. Yang biarkan aku terlelap dalam sisi ruangmu yang gelap.

Semoga dalam mesra hidupmu, aku temui kau dalam realita yang berbeda. Kuingin segera tempuh jalanku pulang kepadamu. Dalam sebuah cerita yang berbeda. Yang mampu berikan sesungging senyuman di bibirmu. Atau segaris tetes hujan yang basahi lembut pipimu.

Kan kutemui kau disana, …dalam setiap helaan nafasmu.
‘met tidur …permaisuri hatiku!


Unique visitors to post: 0

Categories: Journal

Switch to our mobile site