Dear Rekans,
aku ingin mencoba mengajakmu menelaah sisi lain dari indahny dunia ini..
Saat sedih merambah jiwamu. Saat sakit menyesaki dadamu.
Atau saat bahagia cairkan sesungging senyummu.
Sadarkah itu dari TUHAN?
Rekans, ketahuilah, hitam-putihnya dunia ini adalah dari TUHAN. Gelapnya malam dan terangnya siang. Cowo-cewe. Semua berawal dari TUHAN.
Karenanya selalulah berucap syukur pada TUHAN. Yg karena keKuasaan-Ny, mampu teteskan air mata saat haru bahagia menyeruak pada jiwa qt. Dan saat sedih dan pedih merambahi diri.
Jgn pernah mencela. Jauhkan sikap yg selalu ingin agar diri ini mendapat yang terbaik, sementara yg lain tidak. Sadarkah dirimu kawan, bahwa semua yg TERBAIK sdh kmu dapatkan saat itu juga.
Bagi org2 yg mengetahuinya, dibalik sakit terdapat hikmah yg LUAR BIASA. Dibalik kekecewaan terdapat ILMU yg mampu membuat diri qt semakin Dewasa.
Sesungguhny, gelap-terang sudah merupakan taqdir Illahi. Mungkinkah kmu meminta pd TUHAN agar malam berubah menjadi siang yg terang benderang? atau dunia ini tidak ada istilah Miskin – Kaya?
Qt takkan pnh tahu bagaimana temaramny malam TANPA qt tahu bagaimana terangny siang. Qt takkan pnh tahu bagaimana lezatny Cinta TANPA qt tahu bagaimana perihny Benci.
Intinya adalah, syukuri dan nikmati semua yg kita dapatkan. Mau itu manis-pahit, sehat-sakit, bahagia-nestapa. Krn s’mua berawal dari TUHAN..
(kontemplasi aL: 10-7-2009)

Unique visitors to post:
0
(inspirasi seorang Repers Alkes)
Buat rekans yang masih menjomblo, atau yang emang sangat ‘menghargai’ kodratnya sebagai pencari pasangan. Mungkin tulisan ini bisa membantu kalian dalam mengeksplorasi ilmu perhubungan antar manusia.
Sebagian besar ilmu ini saya dapatkan dari hasil membaca beberapa buah buku dan beberapa diantaranya adalah hasil langsung yang saya terima dari ‘membaca’ respon rekans saya. Buku-buku yang saya rekomendasikan buat dibaca (ehm… bukan niat promosi nih) diantaranya adalah… buku-bukunya Dale Carnegie, Sun Tzu, dan Joe Vitalle. Beliau-beliau ini yang saya anggap cukup cakap dalam mengelola kata-kata, sehingga merupakan sebuah kelezatan tersendiri saat saya membacanya.
More »« Less

Unique visitors to post:
1
(sebuah catatan dari seorang Reper-Alkes)
Ada sebuah kesimpulan yang sempat terlintas dalam benak saya. Saat saya visit ke bagian Ortho di sebuah RS pemerintah di kota Bandung. Yang entah apakah ini adalah sebuah mindset para marketer saat ini ataukah hanya trendset semata. Ketika marketer berhadapan dengan calon pembeli (bahasa kerennya prospek), 90% saya melihat bahwa marketer tersebut pada saat opening sudah memfokuskan arah pembicaraan terhadap penciptaan sales.
More »« Less

Unique visitors to post:
0
(anekdot seorang Reper-Alkes)
Buat saya, seorang marketing tuh:
- Mindsetter bukan Trendsetter
- Mind manipulator
- Networker
- Smartworker
- A soldier and a general in its own way
- A student of life alias Pembelajar sejati
- A friend in need (’TTB=temen tapi butuh’,
heheh)
- Budget coster (tukang gerogotin duit perusahaan)
- Budget dumper (sekaligus tukang ngumpulin duit itu kembali)
- Magician (tukang sulapin sales perusahaan)
- Spy agent (tukang kasak-kusuk cari-cari informasi)
- SKSD (tukang ngaku-ngaku kenal-deket sama prospeknya)
- Ceriwis (tukang ngegosipin semua hal, termasuk prospeknya)
- Satpam (tukang jagain ruangannya prospek)
- Selingkuhan prospek (tukang gangguin jadwal pulangnya prospek)
- Juru parkir (tukang ngatur-ngatur prospek, …
kiri dok, kanan dok, maju dikit dok
…)
- Dokter gadungan (tukang minjem baju operasi waktu masuk ke ruang Operasi)
- Telinga panci (tukang dengerin orang curhat, sampe orang tersebut bosen ngeliad mukanya)
- Juru ketawa (statemen dari prospek ga lucu juga, tetep aja diketawain)
- Dukun kantoran (nanya apa aja sama dia pasti nyambung!)
- Anak buah Mama Loren (udah tau prediksi sales berapa-berapanya)
- Staf khusus Joko Bodo (elmu sulap ama pelet udah jadi latihan sehari-hari)
- Makhluk halus (wujudnya ga jelas,
datang ga diundang, pulang ga dianter
-heheh-)
Why so serious? -heheh-

Unique visitors to post:
0
Antapani, @myRoom, 02-Desember-2008, 02:02am
{ Backsong: Cosmic – Sebuah Kisah.mp3 }
Dear Fantasy,
How’ru 2night? Still missin’ me like the day b4? …yeah, I do missin’ u2 dear. In this silence, I’s just tryin’ to spellin’ th words nside. Dan kuharap, kau tak jemu baca tulisanku. Karena ku yakin, esok ‘kan s’Lalu ada nyala lilin. Genggam jemari, langkahku yang dulu sempat terhenti. Indah senyuman yang s’Lalu kau tebarkan, damaikan s’mua jiwa tak sempurna. Meski kelam malam sempat tenggelamkan semua harapan. Namun saat bait-bait journal ini, kau resapi dalam lelap mimpi-mimpi. Aku tetap yakin mimpi kita kan tetap ada.
More »« Less

Unique visitors to post:
1
Antapani, @myRoom, 17-November-2008, 01:11am
{ Backsong: Bondan feat Fade 2 bLack – Kau Puisi.mp3 } ( Hint: baca sambil nge-Rap )
Dear Chlea,
Hari ini Bandung ujan terus dear. S’akan iringi keindahan yang telah terjadi. Hari ini, seorang kawan baru saja m’Langsungkan pernikahan. S’buah keindahan, yang mampu titikkan setetes k’bahagiaan. S’buah alur kehidupan telah rapi tersimpan, mengisi s’mua sisi di ruang sunyi. Semaikan wangi parfum dalam indahnya sebuah senyum.
Kamu tahu ga dear, sejuta rasa t’Lah tercipta, dalam indahnya nuansa ruang rasa. Membawa jiwa, mengembara ke pesanggrahan sang Pemilik Cinta. Semaikan ratusan bunga, yang telah lama terendap lara. Buahi, penatnya diri, yang t’Lah lama arungi hidup ini. Tahu ga dear, semakin aku ragu, semakin aku rasakan jiwaku menyatu, dengan lambang-lambang metafosilmu. Tak mengerti, seolah diriku ini, hanyalah makhluk yang mesti takluk, terhadap nafsu-nafsu buruk yang merasuk.
More »« Less

Unique visitors to post:
0
Antapani, @myRoom, 27-Aug-2008, 00:05am
Malam ini sejenak melepas lelah kucoba ketikkan beberapa kalimat yang sempat melintas di kepalaku. Coba ungkapkan kejadian hari ini dengan bahasaku sendiri.
Pagi,
Aku sudah ada dalam perjalanan menuju RS. Salamun ketika selintas kalimat menempel erat di otak kecilku. “Berani berbuat, berani disalahkan!”. Usai itu tiba-tiba muncul 2 pertanyaan dari pernyataan tersebut. Pertanyaannya adalah “Salah Berbuat?” atau “Berbuat Salah?”
Heran deh ko ujug-ujug muncul kalimat tersebut beserta peranakannya?! Padahal pagi itu, otakku sudah cukup diruwetkan dengan sesuatu hal yang memang mungkin (sedikit banyak) ada kaitannya dengan pernyataan tersebut.
More »« Less

Unique visitors to post:
1
Antapani, @myRoom, 26-Aug-2008, 00:00am
Kawan,
Sejak beberapa tahun yang lalu aku bertemu denganmu. Tiada hari berlalu tanpa canda dan tawa. Kadang bingung merundung. Atau kesal terhadap sikapmu. Namun kali ini … maaf, aku bosan dengan semuanya.
Sebuah pernyataan yang menyakitkan timbul hanya dari friksi perspektif kita. Kamu tahu sekarang kalau aku bukanlah seorang yang loyal terhadapmu dan kawan-kawanmu. Kamu sadar ga sih, tidak ada yang 100% LOYAL di dunia ini selain kepada penciptanya!
Hear me: I trust no one but myself and Alloh SWT.
More »« Less

Unique visitors to post:
0
Antapani, @myRoom, 03-feb-2008, 01:00pm
Pagi ini aku terbangun dalam kondisi bingung. Body terasa nyeri dan pegal tersebar dimana-mana. Berasa ringsek seperti sebuah mobil sedan yang baru saja mengalami tabrakan. Tetapi luckily tadi malam aku sempat konsumsi fatigon, sehingga rasa ini menjadi tak terlalu kentara.
Semilir udara pagi teralir dari jendela kamarku dan sela-sela daun pintu. Mengucap salam kehangatan akan suasana mesra atas terciptanya serangkaian kata-kata. Sebuah keindahan yang sulit kuciptakan. Hanya mampu kuwujudkan dalam alam rasa nan fana.
Tetapi saat aku basuh diriku dengan air wudlu. Aku sempat teringat akan sebuah diskusi penuh materi dengan salah seorang rekan bernama Fachry. Saat dalam perjalanan pulang kemarin.
More »« Less

Unique visitors to post:
1
Lanjutan dari: Halaman 1
Jum’at pagi, mentari kota jakarta terbasuh hujan tercipta kenangan. Ketika pagi tersenyum dalam indahnya tangis sang nimbus. Aku berlari menyusuri jalanan yang bagai selokan. Tercium aroma kutukan sumpah serapah. Alih-alih tersenyum bahagia meyakini indahnya takdir illahi.
Ketika tiba di kantor, aku coba untuk mencari individu lain. Tapi yang kutemukan hanyalah segelintir orang-orang yang sangat berkomitmen untuk on time. Sementara sisanya terrendam dalam hujan terjebak kemacetan.
More »« Less

Unique visitors to post:
1